PIDIE – Kebakaran melanda dua rumah warga di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Glumpang Baro, Kabupaten Pidie, pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat dan satu unit dapur rumah lainnya terdampak kebakaran.
Rumah yang mengalami kerusakan paling parah merupakan milik Juwairiah (84), seorang lanjut usia warga Gampong Pulo Iboih. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang menjalani pengobatan di Banda Aceh. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh dua orang tanggungan, yakni anak dan menantunya.
Sementara itu, rumah milik Nyak Puteh (67) mengalami dampak kebakaran pada bagian dapur.
Berdasarkan hasil pendataan awal dan keterangan para saksi di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp220.000.000.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB berkat kerja sama personel Pemadam Kebakaran, personel Polsek Glumpang Baro, Koramil Glumpang Baro, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu melakukan pemadaman.
Berdasarkan data sementara, dampak kejadian meliputi satu unit rumah rusak berat dan satu unit dapur mengalami kerusakan. Tidak terdapat pengungsi, korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
Korban terdampak berasal dari kelompok rentan, yaitu dua orang lanjut usia. Sementara itu, tidak terdapat penyandang disabilitas, ibu hamil, maupun bayi yang terdampak dalam kejadian tersebut.
Petugas telah melakukan pendataan awal terhadap korban dan kerusakan. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi makanan siap saji, pakaian, serta bantuan sembako. Selain itu, proses pendataan dokumen kependudukan juga dilakukan karena dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP milik korban ikut terbakar.
"Pendataan tahap awal telah dilakukan dan kebutuhan mendesak korban telah diinventarisasi untuk segera ditindaklanjuti," ujar Karniadi dalam laporan yang diterima media.
Kabid Darurat dan Logistik, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Pidie, Nasruddin, SKM., M.Si., mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan kabel maupun peralatan listrik yang sudah rusak, serta memastikan seluruh peralatan elektronik dimatikan apabila rumah ditinggalkan dalam waktu yang lama. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya.
(Moes@83)
