Header Ads

Bank Tabungan Negara (BTN) Adakan Sosialisasi Investasi Produk Baru Kepada Nasabah



Pointers Talkshow di gelar Hermes Palace Rabu malam (14/11.2018) dengan Nara Sumber Ike Fertasari Hareta, Riestianti SE, M.com, dan
Joniyusran Sebagai Kepala BTN Aceh.

Raih Manfaat Mudah Berinvestasi
di Sukuk Tabungan seri ST-002
Pada hari Kamis, 1 November 2018, Pemerintah secara resmi membuka periode pemesanan pembelian Sukuk Tabungan seri ST - 002 kepada individu Warga Negara Indonesia. Sukuk Tabungan seri ST-002 tersebut merupakan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang dijual kepada investor individu secara online (e-SBN) dengan fitur yang telah disempurnakan. Mari kenali lebih lanjut produk investasi syariah yang aman dan menguntungkan ini.
Q & A
Apa itu SukukTabungan
Sukuk Negara Tabungan (Sukuk Tabungan) adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Sukuk Tabungan merupakan bagian dari instrumen SBN ritel yang dijual secara online (e-SBN) menggunakan platform elektronik para Mitra Distribusi.
Apa tujuan Pemerintah menerbitkan Sukuk Tabungan
Penerbitan SBN Ritel, diantaranya Sukuk Tabungan, memiliki nilai strategis sebagai upaya pendalaman pasar keuangan domestik. Tujuan penerbitan Sukuk Tabungan antara lain untuk menyediakan instrumen inklusi keuangan (finansial inclusion) yang diharapkan dapat mendorong terwujudnya transformasi masyarakat menuju investment-oriented society, memperluas basis investor di pasar keuangan domestik, serta sumber pembiayaan APBN dan proyek/kegiatan di tanah air.
Amankan berinvestasi di Sukuk Tabungan
Investasi di Sukuk Tabungan sangat aman dan bebas risiko. Ini karena pembayaran nilai nominal dan imbalannya dijamin 100% oleh Pemerintah. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.
Pada Kamis, 1 Nov 2018, Pemerintah secara resmi menawarkan Sukuk Tabungan seri ST-002 kepada masyarakat. Apa saja fitur yang ditawarkan seri ST-002 ini
Sukuk Tabungan seri ST-002 menawarkan fitur yang disempurnakan dari seri sebelumnya (ST-001 tahun 2016), yaitu antara lain
imbalan/kupon mengambang dengan imbalan minimal (floating with floor), mengacu pada BI 7-Day (Reverse) Repo Rate. Imbalan minimal yang telah ditetapkan untuk ST-002 adalah 8,30% p.a. dan akan disesuaikan setiap 3 (tiga) bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo.
minimum pemesanan pembelian yang lebih rendah yaitu mulai dari Rp1 juta dengan maksimum pemesanan pembelian Rp3 miliar.
- dapat dibeli secara online melalui platform elektronik 11 Mitra Distribusi yang terdiri dari 6 Bank, 1 Perusahaan Efek, 2 Perusahaan Efek Khusus (Aperd Financial Technology), dan 2 Perusahaan Financial Technology (peer-to-peer lending). penggunaan persyaratan Single Investor Identification (SID) untuk pemesanan Sukuk Tabungan seri ST-002.
Tenor 2 tahun, jatuh tempo pada 10 November 2020.
Tidak dapat diperdagangkan, namun terdapat fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption) bagi investor yang berminat pada periode yang telah ditentukan (28 Okt – 5 Nov 2019)
Sebagai produk investasi syariah, apakah Sukuk Tabungan seri ST-002 telah sesuai dengan prinsip syariah?
Sukuk Tabungan dikelola berdasarkan prinsip syariah, yaitu menggunakan struktur akad Wakalah, dengan underlying asset berupa Barang Milik Negara (tanah dan bangunan) dan proyek/kegiatan dalam APBN. Untuk menjaga kesesuaiannya dengan prinsip syariah, Pemerintah selalu berkonsultasi dengan Dewan Syariah Nasional
Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Sukuk Tabungan seri ST-002 telah mendapat pernyataan kesesuaian syariah (opini syariah) DSN-MUI Nomor B-707/DSN-MUI/X/2018 Tanggal 19 Oktober 2018.
Apa saja keuntungan investasi di Sukuk Tabungan seri ST-002?
Ada 8 keuntungan investasi di ST-002, yaitu:
Pokok dan imbalan dijamin oleh negara (Undang-Undang UU No. 19 Tahun 2008 dan  UU tentang APBN)
Tingkat imbalan kompetitif, lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito Bank BUMN
Imbalan mengambang mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, jaminan imbalan minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo
Imbalan dibayar tiap bulan
Early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh Pemerintah.
Kemudahan akses transaksi pembelian dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption) dilakukan melalui Sistem Elektronik (online)
Berkesempatan mendukung pembiayaan pembangunan nasional
Akses investasi sesuai prinsip syariah
Apakah ada risiko investasi di Sukuk Tabungan seri ST-002?
Ada 3 risiko umum dalam investasi, yaitu:
Risiko Gagal Bayar (Default). ST-002 bebas risiko gagal bayar, karena nilai nominal dan imbalan dijamin negara.
Risiko tingkat bunga. ST-002 bebas risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah, kuponnya mengambang mengikuti BI 7-Day Reverse Repo Rate dan memiliki floor rate sampai jatuh tempo.
Risiko likuiditas. Sukuk Tabungan tidak likuid karena tidak diperdagangkan, namun terdapat fasilitas early redemption.
Kapan masyarakat bisa mulai berinvestasi di Sukuk Tabungan seri ST-002?
Masyarakat yang ingin berinvestasi di Sukuk Tabungan dapat segera membeli ST-002 selama periode pemesanan, yaitu mulai 1 November 2018 (pukul 09.00 WIB) sampai dengan 22 November 2018 (pukul 10.00 WIB).
Bagaimana cara berinvestasi di Sukuk Tabungan seri ST-002?
Mudah sekali, yaitu melalui empat tahapan berikut:
Pertama, registrasi melalui Sistem Elektronik yang disediakan Mitra Distribusi, dengan memasukan data-data antara lain data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor Rekening Dana, dan nomor Rekening Surat Berharga. Calon investor yang belum memiliki nomor SID, rekening dana, dan/atau rekening surat berharga, akan dibantu oleh Midis.
Kedua, Setelah registrasi berhasil, Calon Investor melakukan pemesanan ST-002 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat periode pemesanan ST-002
Ketiga, pembayaran. Setelah pemesanan diverifikasi (verified order), Calon Investor mendapatkan kode pembayaran (Billing Code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing Mitra Distribusi. Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dalam batas waktu yang ditentukan.
Keempat, setelah pembayaran, Calon investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi ST-002 pada tanggal setelmen.
Siapa saja Mitra Distribusi Sukuk Tabungan?
Terdapat 11 Mitra Distribusi Sukuk Tabungan seri ST-002 yang dapat dipilih oleh calon investor, yaitu:
Bank: BRI, BCA, BTN, BNI, Mandiri, Permata
Perusahaan Efek: Trimegah
Perusahaan Fintech Peer-to-Peer Lending: Investree, Modalku
Perusahaan Efek Khusus (Aperd Fintech): Bareksa, Tanamduit
Dimana memperoleh informasi lengkap tentang Sukuk Tabungan seri ST-002 ini?
Informasi selengkapnya tentang Sukuk Tabungan seri ST-002, dapat diakses pada link berikut: www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan
Bagaimana respon/minat masyarakat terhadap SBN Ritel berbasis syariah selama ini, terutama Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel, apakah cukup baik?
Sebelumnya, perlu saya sampaikan bahwa instrumen SBN Ritel berbasis syariah, yaitu Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel, telah menjadi salah satu instrumen investasi syariah yang sangat diminati masyarakat.
Dalam kurun waktu sepuluh tahun (2009 – 2018) total akumulasi penerbitan Sukuk Ritel telah mencapai Rp144,7 triliun, dengan total investor yang berhasil diraih sebanyak 243.364 Investor yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Begitu pula dengan Sukuk Tabungan seri ST-001 yang diterbitkan di tahun 2016 mencapai Rp2,58 triliun dengan jumlah investor sebanyak 11.338 orang.
Ini merupakan statistik yang luar biasa dan perlu kita apresiasi. Selain itu, hal ini juga menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk berperan serta dalam mendukung pembangunan infrastruktur di tanah air. SBN Ritel dalam hal ini mampu menjadi katalis dalam mendorong dan memfasilitasi mobilisasi dana masyarakat dalam rangka pembiayaan APBN dan infrastruktur, yang secara bertahap akan mengarah pada kemandirian bangsa dalam pembiayaan pembangunan nasional.
Secara umum, bagaimana peran dan kontribusi Sukuk Negara selama ini terhadap pembangunan nasional?
Dari tahun ke tahun, peran Sukuk Negara terhadap pembiayaan pembangunan infrastruktur di tanah air semakin signifikan. Dalam kurun waktu 2013 2018, total alokasi Sukuk Proyek telah mencapai Rp62,46 Triliun untuk membiayai proyek yang tersebar di 34 provinsi.
Adapun proyek yang dibiayai melalui Sukuk Proyek diantaranya mencakup:
pembangunan jalan, underpass dan jembatan;
pembangunan dan revitalisasi jalur kereta api dan stasiun;
pembangunan proyek sumber daya air (bendungan, irigasi, penyediaan dan pengelolaan air tanah);
pembangunan dan pengembangan Gedung Perkuliahan di perguruan tinggi
pengembangan dan revitalisasi Asrama Haji;
pembangunan & rehabilitasi Kantor Urusan Agama & Manasik Haji;
pembangunan 3 Taman Nasional (Baluran, Gunung Gede Pangrango, Aketajawe-Lolobata/Halmahera);
pembangunan dan pengembangan Madrasah; serta
pembangunan dan pengembangan Laboratorium.said/(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.