Header Ads

Ombudsman Laksanakan ToT Untuk Generasi Millenial



Banda Aceh- ANN
Ombudsman RI Perwakilan Aceh melaksanakan training of trainer kepada generasi millenial. Kegiatan training tersebut dilaksanakan pada Senin (23/9) di Hotel Kyriad Banda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh Dr. Taqwaddin Husin yang diwakili oleh Ilyas Isti selaku Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan dalam sambutannya saat pembukaan menyampaikan bahwa training ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan terhadap maladministrasi dan membangun jaringan kemitraan yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI.

"Pelaksanaan kegiatan training of trainer ini merupakan bagian dari kegiatan Partisipasi Masyarakat (Parmas) adalah perintah Undang-Undang sebagai upaya pencegahan terhadap maladministrasi dan membangun jaringan Ombudsman" sebut Ilyas.

Selanjutnya Ilyas juga menjelaskan bahwa pada kegiatan training kali ini, dari sekitar 50 peserta yang mendaftar hanya 15 orang yang terpilih dan rata-rata merupakan generasi millenial. Hal ini dipilih oleh panitia karena pemuda merupakan agen perubahan masa depan. Pihak Ombudsman mengharapkan peran aktif kaula muda untuk pencegahan dan pemberantasan maladministrasi, guna terciptanya pelayanan publik yang baik kepada masyarakat.

Dari 15 peserta yang terpilih tersebut berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. "Peserta berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Aceh, ada yang dari Banda Aceh, Aceh Besar, Singkil, Kuta Cane, Lhokseumawe, Meulaboh, Aceh Timur" tambah Ilyas Isti.

Pemateri sekaligus narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Ayu Parmawati Putri, yang merupakan Asisten Senior di Ombudsman RI Perwakilan Aceh yang sudah cukup mahir dan trampil di bidangnya serta Wahyu Pratama yang merupakan Rakan Ombudsman dan juga aktivis di organisasi bantuan hukum.

Salah satu peserta training of trainer Ombudsman dari Kota Lhokseumawe, Musfendi mengatakan sangat puas terhadap kegiatan tersebut karena dibekali oleh pemateri dan narasumber yang profesional serta ahli pada bidangnya. Selanjutnya para peserta juga memahami tentang pelayanan publik yang baik dan mengenal jenis-jenis maladministrasi.

Nurul Nabila selaku ketua panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa, pemilihan peserta dari generasi millenial tahun ini supaya peserta dapat melakukan pemantauan terhadap maladministrasi di daerahnya dan menyampaikan kepada pihak Ombudsman. "Generasi millenial ini merupakan corong kami di lapangan dannmasyarakat, karena Ombudsman belum mempunyai kantor perwakilan di tingkat Kabupaten/Kota. Sehingga nantinya mereka dapat menyampaikan informasi terhadap maladministrasi kepada Ombudsman, baik melalui Whatsapp, Fecebook, Email, ataupun Instagram" sebut Nurul.

Pada sesi penutupan Ilyas Isti menyampaikan ucapan terimakasih kepada para narasumber dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, serta kepada peserta yang telah berperan aktif selama kegiatan dari pagi sampai sore harinya.

"Kami berharap peserta yang sudah dibekali tentang maladministrasi pada training ini dapat memperkuat Ombudsman nantinya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, serta dapat mengimpementasikan dilapangan tentang ilmu yang telah didapatkan, sehingga apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang dapat terlaksa dengan baik". Demikian pungkas Ilyas.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.