Header Ads

Karang Taruna Kabupaten Bireuen Gelar Ngopi Pagi


Bireuen - ANN
Karang Taruna Kabupaten Bireuen menggelar Ngopi pagi
bersama Ketua Pemuda/ Karang Taruna Gampong dalam Kecamatan Kutablang, Makmur dan Gandapura dengan Forkopimda Bireuen, Selasa (7/1/2020).


Ketua Karang Taruna Bireuen, Drh.Murdani, menyebutkan, Tahun 2019 KT Bireuen sudah melakukan kegiatan pemberdayaan pengembangan ekonomi kepemudaan, diantaranya, pelatihan Budi Daya Tanaman Hidroponik, pelatihan WEB/ Blooger, dan lainnya. Kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi dengan pengurus Karang Taruna Gampong, khusus di wilayah Timur, Kecamatan Kutablang, Makmur dan Gandapura," katanya


Camat Kutablang Mukhsin, S.Ag, dalam sambutannya mengucapkan, "Selamat Datang dan terima kasih atas partisipasi para pemuda dari 3 Kecamatan yang telah berhadir dan kepada Pengurus Karang Taruna Bireuen, Kecamatan dan gampong. Semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan secara berskala guna membuat pemuda semakin dekat dengan Forkopimda dan bisa saling diskusi interaktif seputar motivasi dan peran kepemudaan," imbuhnya.


Kegiatan Ngopi Pagi yang berlangsung di Warkop Siang Malam Kutablang tersebut juga dihadiri Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos, dalam sambutannya, mengatakan, "agar pemuda gampong peduli dan ikut mengawasi dan terlibat dalam pengelolaan dana desa dan mengaktifkan diri dalam lembaga kepemudaan gampong sesuai petunjuk Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018," ujarnya.


Politikus partai Aceh yang akrab disapa Ceulangiek itu menambahkan, "pemuda gampong sebagai ujung tombak kegiatan di gampong dan menjadi tolak ukur kemajuan sebuah gampong," imbuhnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, DR. Muzakkar Agani, SH, M.Si yang berkesempatan hadir, mengharapkan, "Bagaimana nantinya pemuda bisa mengantisipasi tantangan. Kita harus melawan keterbatasan yang dimiliki. Karena sebagai pemuda harus bersikap rendah hati agar disenangi berbagai kalangan dengan melibatkan diri pada kegiatan gampong, kegiatan yang membawa kemajuan gampong tentunya," harapnya.
"Fenomena akhir akhir ini banyak anak muda yang buang buang waktu, untuk itu sekarang mari bangkit dan motivasikan diri menciptakan kegiatan positif. Mari buka wawasan kita, dengan kegiatan kreatif, buat pembibitan cabe rawit misalnya, dan jual melalui Medsos,"


Lanjutnya, "Pemuda Milineal hari ini, menggunakan teknologi dan terus up date informasi terkini agar tidak terlindas era modern. Karang Taruna menjadi bagian dari pembangunan. Menjadi penggerak atau motivator serta mampu menguasai teknologi," tegas Wabup Bireuen Muzakkar.


Dalam sesion tanya jawab, salah satu peserta, Ketua Pemuda Desa Alue Mangki, Kecamatan Gandapura, Ahyar Rizky, mengharapkan agar di setiap kecamatan di gelar kegiatan kepemudaan dan bagaimana peran orang tua dan pemerintah dalam mensupport pemuda,"


Begitu juga Fachrurrazi, tokoh muda asal Desa Babah Jurong Kecamatan Kutablang, "apa saja kiat pemda dalam membangun kegiatan kepemudaan," tanya nya.


"Salah satunya konsen dalam membentuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dan pembinaan organisasi organisasi kepemudaan," jawab Wabup Muzakkar seraya meminta agar para pemuda mendukung pemerintahan yang sedang berjalan, dan sama- sama membangun kabupaten Bireuen.


Selain itu, Haris Munandar alias Haris Atox Ketua Pemuda Desa Pulo Awe Kutablang, mengajak pemuda untuk kompak digampong dan memanfaatkan Dana Desa khususnya pada kegiatan Kepemudaan atau Karang Taruna di gampong. Lalu dilanjutkan Tarmizi Badai tokoh muda asal Kecamatan Makmur yang turut melontarkan beberapa statement senada terkait anggaran Kepemudaan yang menurutnya masih minim.


Pada kesempatan yang sama, Dandim Bireuen Letkol Inf. Zainal Abidin Rambe, juga memberikan sedikit wejangan kepada puluhan pemuda yang berhadir, katanya, "Pemuda itu sebagai Pelopor. Sebab usia muda masih bisa untuk berimprovisasi dan berkreasi.

Jangan terfokus pada dana yang sudah ada, tapi ciptakan ide kreatif, menjadi distributor misalnya.


"Di Youtube sudah ada semua, tinggal kita mau mencontohkan atau tidak. Ciptakan pemikiran pemikiran baru yang bisa menghasilkan nilai ekonomis.
(MudaLissa)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.