Kegiatan tersebut membahas kondisi terkini di lingkungan Museum Tsunami yang setiap harinya ramai dikunjungi masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah. Fokus pembahasan mencakup situasi keamanan, kenyamanan pengunjung, serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan di area objek wisata tersebut.
Serda Mirza menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan antara Babinsa dengan petugas keamanan guna memastikan situasi tetap terkendali. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata peran TNI AD, khususnya Kodim 0101/Kota Banda Aceh, dalam menjaga ketertiban wilayah.
Di sisi lain, Bapak Marzuki menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan Babinsa yang aktif memonitor kondisi lapangan serta menjalin hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat kewilayahan dan petugas keamanan semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi seluruh pengunjung Museum Tsunami.