PIDIE – Nasib malang menimpa Ilyasa (50), seorang petani asal Gampong Jurong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Rumah semi permanen miliknya hangus dilalap si jago merah pada Minggu (10/5/2026) siang sekitar pukul 11.15 WIB.
Saat musibah terjadi, bangunan yang juga dikenal sebagai kediaman Tgk Imam Meunasah tersebut dalam kondisi kosong. Ilyasa bersama istrinya, Sriyanti (40), diketahui sedang berada di luar kota, tepatnya di Takengon, Aceh Tengah.
Kebakaran pertama kali disadari oleh tetangga korban, Mahdi Nur (50). Ia mengaku melihat kobaran api yang mulai membesar dari area ruang keluarga. Sontak, saksi mata langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman darurat dengan alat seadanya.
Upaya warga membuahkan hasil saat bantuan profesional tiba. Sekitar pukul 12.00 WIB, dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Proses pemadaman berlangsung intens dengan sinergi antara,
Petugas Damkar Kabupaten Pidie.
Personel Polsek Peukan Baro.
Anggota Koramil 06/Peukan Baro.
Masyarakat setempat.
Api akhirnya berhasil dijinakkan total 30 menit kemudian, mencegah perambatan ke bangunan lain di sekitarnya.
Dugaan sementara dari pihak berwenang menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting (arus pendek) listrik yang bersumber dari ruang keluarga.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta mengingat kondisi rumah yang rusak berat," ujar Camat Peukan Baro, Iswadi, S.HI, saat meninjau lokasi kejadian.
Iswadi menambahkan bahwa pihaknya bersama unsur Muspika, termasuk Kapolsek dan Danramil 06/Peukan Baro, telah turun langsung untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan lancar dan situasi kembali kondusif.
Penulis: Moes83
Editor: Redaksi
