• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Perwakilan BKKBN Aceh Gandeng Lintas Sektor, Perkuat Program TAMASYA untuk Pengasuhan Anak Optimal

    6/25/26, Kamis, Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T09:44:22Z
    BANDA ACEH– Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memperkuat sinergi lintas sektor lewat forum “Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program TAMASYA”. Pertemuan digelar Kamis (18/6/2026)  di Aula HM. Djuned, Banda Aceh, untuk menyamakan persepsi dan memperluas layanan Taman Asuh Sayang Anak di seluruh Aceh.

    Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim menegaskan TAMASYA bukan sekadar penitipan anak. “Program TAMASYA berupaya menghadirkan layanan pengasuhan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga sebagai ruang tumbuh kembang yang mendukung pemenuhan hak-hak anak secara holistik, integratif, dan berkualitas,” ujarnya.

    Forum ini menghadirkan narasumber dari DP3A Aceh, praktisi pengasuhan, dan Tim Teknis BKB/TAMASYA. Turut hadir perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Kesehatan, Pendidikan, Kemenag, serta mitra strategis PKK, HIMPAUDI, HIMPSI, Persit, Bhayangkari, akademisi, dan media massa.

    Ketua Tim Kerja KSPK BKKBN Aceh Dina Astita menjelaskan TAMASYA sudah berjalan 2 tahun dan jadi program prioritas pembangunan keluarga. “Program ini bertujuan mendukung pendidikan anak usia dini serta menyamakan persepsi terkait PAUD bersama dinas terkait dan mitra kerja,” kata Dina. Program ini juga menargetkan peningkatan Tingakt Peratisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan, kualitas keluarga, dan penurunan stunting.

    Dua agenda utama dibahas. Pertama, inisiasi pembentukan TAMASYA baru di wilayah yang butuh layanan pengasuhan. Kedua, penguatan kapasitas pengasuh lewat coaching, mentoring, Kelas Orang Tua Hebat, dan LMS SiBima Emas. Setiap desa juga punya Tim Pendamping Keluarga dari kader dan bidan untuk mengawal Bina Keluarga Balita.

    Kementerian Agama dan Dinas Sosial Aceh menyatakan dukungan penuh. Kemenag siap berkolaborasi lewat Raudhatul Atfhal, sementara Dinsos fokus pada layanan sosial bagi anak korban kekerasan dan anak disabilitas. 

    Safrina menutup forum dengan ajakan komitmen bersama. “Kegiatan ini penting sebagai wadah memperkuat sinergi dan membangun dukungan bersama. Semoga menghasilkan layanan pengasuhan yang aman, berkualitas, ramah anak, demi generasi Aceh yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.


    Penulis : Rizqa Andriani
    Editor : MAS
    Foto : Yora Munirah/Tim Humas Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Aceh
    Rilis : Kamis, 18 Juni 2026
    Waktu: Pk. 16.36 WIB

    BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN INFORMASI PUBLIK

    Media Center Kemendukbangga/BKKBN
    mediacenter@bkkbn.go.id
    0812-3888-8840
    Jl. Permata nomor 1
    Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

    Instagram: kemendukbangga_bkkbn
    Facebook: BKKBN
    Twitter/X: @kemendukbangga
    TikTok: kemendukbangga_bkkbn
    Snack Video: kemendukbangga_bkkbn
    YouTube: kemendukbangga_bkkbn
    www.kemendukbangga.go.id

    Tentang Kemendukbangga/BKKBN

    Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunanan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009  tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

    Berlandaskan juga pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini