Header Ads

Judul Iklan

Pinta Nasir Djamil Agar Segera Gubernur Aceh Teken Pergub

Jakarta I ANN .co.id   27-9-2021, Nasir Djamil Ketua Forum Bersama yang juga sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia asal Aceh, meminta Nova Iriansyah, segera menandatangani Peraturan Gubernur Aceh tentang pembelian dan penetapan harga kelapa sawit.

Hal ini merupakan demi mengatasi permainan harga sawit, sebut Ketua Forbes.

Kita, kata Nasir Djamil meminta supaya segera diteken, agar tidak terjadi lagi permainan harga, petani selalu menjadi korban.

Tim pembahasan Pergub tentang penetapan harga Tandan Buah Segar dan indek ” K ” poduksi pekebun di Aceh telah finalisasikan draft, Sabtu, 28 Agustus lalu. Rancangan aturan itu juga sudah diserahkan ke Pemerintah Aceh.

Adapun Tim pembahasan Pergub itu terdiri dari Dinas Perkebunan dan Pertanian Aceh, Biro Hukum Gubernur, Asosisasi Petani Kelapa Sawit Indonesia dan Apkasindo Perjuangan, Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia juga sejumlah pakar dari Universitas Syiah Kuala.

Apabila sudah difinalkan, harus segera ditanda tangani. Jangan ditunda-tunda. Kita berharap Gebernur Aceh segera menandatangani, tutur anggota DPR RI asal Aceh.

Menurut Nasir Djamil, apabila Pergub tersebut telah disahkan ialah awal yang baik bagi perekonomian masyarakat, khususnya petani sawit.

Di samping itu, tambah Nasir Djamil, petani sawit tidak ada tameng dengan pabrik kelapa sawit. Karena didalam Pergub, sudah diatur kemitraan antara petani dan pabrik kelapa sawit.

Pastinya, harga sudah dibeli dengan ditetapkan pemerintah, Petani sawit juga sudah memiliki payung hukum yang jelas dengan hadirnya Pergub itu.

Nasir menjelaskan kehadiran Pergub juga dapat mendorong harga kelapa sawit atau Tandan Buah Segar jauh lebih baik.

Jika saat ini harga jual di daerah Aceh berbeda dengan provinsi lain, setelah disahkan Pergub tidak menutup kemungkinan harga sawit di Aceh justru lebih tinggi dibanding daerah lain, ujar Nasir Djamil.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.