Iklan

Category 2

Salah satu Pendiri HiPMI Putra Aceh, Alm Teuku Syahrul Peroleh Penghargaan sebagai Pendiri HIPMI Putra Aceh

6/12/22, Minggu, Juni 12, 2022 WIB Last Updated 2022-06-11T19:28:42Z
 JAKARTA - Salah satu pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Almarhum Teuku Syahrul Muda Dalam menerima penghargaan dalam acara Perayaan 50 Tahun HIPMI tahun 2022, Jumat (10/6/2022) kemarin, di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh istri Almarhum Teuku Syahrul yaitu Pocut Haslinda Azwar yang didampingi oleh dua putranya yaitu Teuku Riefky Harsya dan Teuku Rafly Pasha. 
 Dalam acara yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut, selain Almarhum Teuku Syahrul Muda Dalam dan delapan pendiri HIPMI lain yaitu Abdul Latief, Siswono Yudo Husodo, Datuk Hakim Tantawi, Badar Tando, Irawan Djajaatmadja, Hari Sjamsudin Mangaan, Pontjo Sutowo, dan Mahdi Diah juga turut menerima penghargaan tersebut. Baca Juga Teuku Adiyan Pimpin HIPMI Aceh Barat Presiden Jokowi, 

dalam sambutannya berharap agar pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI dapat bekerja keras menghadapi tantangan-tantangan untuk membangun Indonesia. Baca Juga Pemerintah Aceh Peroleh Penghargaan BKN Award 2021 Presiden Jokowi menghadiri Perayaan 50 Tahun HIPMI Tahun 2022, Jumat (10/06/2022), di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta. Foto: Humas Setkab/Agung. Menurut Jokowi, anggota HIPMI adalah anak-anak muda yang memiliki kekuatan entrepreneurship yang kuat. Dirinya berharap para pengusaha muda  ini nantinya akan bekerja keras menghadapi sejumlah tantangan. "Tantangan yang kita hadapi sekarang ini ya memang mereka lah nanti yang akan membangun negara ini. Karena apapun tanpa pengusaha, karena yang bisa membuka lapangan pekerjaan pengusaha bukan pemerintah,” ujar Presiden. Jokowi juga akan terus mendorong para pengusaha muda agar terus bisa beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi baik nasional maupun global di tengah situasi yang tidak mudah. Untuk diketahui, Perayaan 50 Tahun HIPMI yang diselenggarakan pada tanggal 10-12 Juni 2022 mengangkat tema “Bersama Wujudkan Indonesia Emas 2045”.  Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, dan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIMPI Mardani H. Maming. Sementara itu istri Almarhum Teuku Syahrul yang didampingi putranya, Teuku Riefky Harsya dalam wawancara melalui sambungan telepon kepada AJNN mengatakan bahwa ide Teuku Syahrul bersama delapan orang lain saat mendirikan HIPMI berawal dari dari kegelisahan mereka yang melihat masih belum banyak anak muda di Indonesia yang berminat menjadi pengusaha. "Jadi ide mendirikan HIPMI ini berawal saat Almarhum bersama teman-temannya duduk ngobrol (Kongkow-kongkow)," ujar Pocut Haslinda, kepada AJNN, Sabtu malam (11/6/2022). Ide tersebut menurut Pocut Haslinda dibawa ke sejumlah forum, termasuk saat bertemu menteri dan juga presiden.  Teuku Riefky Harsya dan keluarga bersama Agung Laksono. Foto: Dok pribadi. Wanita yang juga merupakan penulis Sejarah Islam Melayu - Nusantara dan akrab disapa Cut Ida Syahrul tersebut mengatakan bahwa, melihat perkembangan HIPMI saat ini, ternyata ide pendirian HIPMI pada 10 Juni 1972 lalu yang dulu diangggap hanya mimpi, ternyata sudah berkembang dengan pesat dan anggota HIPMI banyak yang berhasil duduk di posisi penting dalam pemerintahan. Kemudian Teuku Riefky Harsya, yang merupakan putra Sulung Almarhum Teuku Syahrul kepada AJNN juga menyampaikan bahwa berdasarkan cerita almarhum ayahnya, pendirian HIPMI saat itu tidak mudah, bahkan bergerak dengan dana sendiri dan tidak dibantu pemerintah. "Saat itu mereka masih umur 30an awal. Mereka melebarkan pergaulan dan jaringan sesama anak muda, dan mereka juga berusaha menjalin komunikasi dan dukungan pemerintah saat itu," ujar Teuku Riefky Harsya yang saat ini menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Partai Demokrat dan juga Anggota DPR RI mewakili Aceh. Profil singkat Teuku Syahrul Muda Dalam Dari penjelasan Teuku Riefky Harsya, ayahnya Teuku Syahrul Muda adalah anak dari Teuku Syamsuddin Muda Dalam yang berasal dari Seulimeum, Aceh Besar. Teuku Syahrul dilahirkan pada tanggal 9 Februari 1939 di Seulimeum. Teuku Syahrul mempunyai seorang istri yang bernama Pocut Haslinda Azwar dengan 5 orang putera putri yaitu Teuku Riefky Harsya, Teuku Rafly Pasha, Cut Fitria Syafira, Cut Maudila Natasha dan Teuku Mardi Marsya. Teuku Syahrul meninggal dunia pada bulan Januari 2004 lalu, saat itu Teuku Syahrul masih menjabat anggota DPR RI dari fraksi partai Golkar.  Selain berkiprah di dunia politik, Teuku Syahrul juga menggeluti sejumlah bisnis, diantaranya usaha pabrik marmer dan lantai karet serta usaha transportasi Taxi Rajawali. Selanjutnya Teuku Syahrul juga merupakan pendiri salah satu media televisi nasional bernama ANTV, sebelumnya saham TV tersebut dijual ke group Bakrie.

Sumbler AJNN
Komentar

Tampilkan

Terkini