Dalam sambutannya, Syarwan Joni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan MA se-Kota Banda Aceh atas kontribusi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan FLS3N tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid dan kolaboratif antara kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Kegiatan ini menunjukkan semangat luar biasa dari kepala sekolah, dewan guru, serta partisipasi aktif para siswa sebagai bagian penting dari FLS3N,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan FLS3N tidak terlepas dari peran dewan juri dan panitia yang telah bekerja secara profesional.
“Penilaian yang objektif menjadi kunci dalam menghasilkan peserta terbaik untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pelaksanaan FLS3N tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari segi jumlah partisipasi maupun kualitas penyelenggaraan.
“Meskipun dilaksanakan tanpa skema pembiayaan khusus, semangat untuk memberikan ruang bagi siswa dalam menampilkan bakat seni dan sastra tetap menjadi prioritas,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta didik agar terus bersemangat dan menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk mengaktualisasikan karya serta mengembangkan potensi diri.
“Ini bukan akhir, melainkan awal untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana FLS3N Kota Banda Aceh 2026, Baihaqi, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 281 peserta dari SMA, SMK, dan MA se-Kota Banda Aceh.
Ia menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, berkat dukungan berbagai pihak, termasuk panitia, peserta, dan sekolah masing-masing.
“Dewan juri berasal dari kalangan akademisi dan praktisi di Banda Aceh, sehingga kualitas penilaian terjaga secara profesional dan objektif,” ujarnya.
FLS3N Kota Banda Aceh 2026 diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Pembinaan SMA dan PKLK bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 29 hingga 30 April 2026, di SMK Negeri 2 Banda Aceh dan SMK Negeri 3 Banda Aceh.
Untuk pembiayaan, Baihaqi menyebutkan anggaran kegiatan bersumber dari kontribusi sekolah peserta dengan total sebesar Rp6.875.000.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama FLS3N adalah melahirkan talenta-talenta muda Banda Aceh yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, sejalan dengan semangat “dari Aceh untuk Indonesia”.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh pemenang dalam ajang ini turut diberikan uang pembinaan dan medali.
Di akhir kegiatan, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi baca puisi, cipta lagu, cipta puisi, desain poster, fotografi, instrumen solo gitar, menyanyi solo putra dan putri, jurnalistik, kriya, komik digital, menulis cerita pendek, monolog, tari kreasi, film pendek, serta kreativitas musik tradisional.
(Pariwara)