SIGLI – Memasuki puncak musim penghujan, kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi mulai ditingkatkan di tingkat akar rumput. Di Kabupaten Pidie, personel TNI bersama warga terjun langsung membenahi infrastruktur drainase guna meminimalkan risiko banjir.
Babinsa Koramil 01 Muara Tiga dari jajaran Kodim 0102/Pidie, Sertu Yasir Arafat, bersama masyarakat Gampong Ie Masen, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie melaksanakan karya bakti pembersihan lingkungan pada Kamis (04/06/2026).
Fokus utama aksi gotong royong ini adalah normalisasi saluran air yang tersumbat di sekitar permukiman warga.
Sertu Yasir Arafat mengatakan, langkah preventif ini diambil mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat di wilayah Pidie dalam beberapa pekan terakhir. Gampong Pawod menjadi salah satu titik perhatian karena lokasinya yang rawan terdampak luapan air jika sistem drainase tidak berfungsi optimal.
"Kegiatan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami bersama warga Gampong Pawod berupaya mengantisipasi dampak musim hujan, terutama mencegah banjir yang kerap melanda wilayah ini," ujar Yasir Arafat
Pantauan di lokasi menunjukkan, warga bersama personel TNI bahu-membahu melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah yang menyumbat selokan. Tak hanya itu, tanaman liar yang menutupi aliran sungai kecil di sekitar permukiman juga dipangkas agar arus air tetap lancar saat debit hujan tinggi.
Karya bakti ini tidak sekadar menjadi aksi bersih-bersih sesaat, namun juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat krusial. Jika kesadaran kolektif ini terjaga, risiko bencana bisa kita tekan sedini mungkin,” tambah Yasir Arafat
Aksi serupa diharapkan dapat terus digalakkan di desa-desa lain di Kabupaten Pidie, mengingat topografi wilayah tersebut yang memiliki banyak aliran sungai yang membutuhkan perawatan rutin menjelang puncak musim hujan di awal tahun.
