• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Rumah Permanen Warga Krueng Nyoeng Geulempang Tiga Dilalap Sijago Merah

    5/28/26, Kamis, Mei 28, 2026 WIB Last Updated 2026-05-28T15:03:31Z


    SIGLI – Satu unit rumah permanen milik seorang petani tua bernama M. Hasan Ali (77), ludes dilalap si jago merah. Peristiwa naas ini terjadi di Gampong Krueng Nyoeng, Kecamatan Geulempang Tiga, Kabupaten Pidie, Kamis (28/5/2026) siang.

    Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 14.50 WIB tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar lantaran tingkat kerusakan bangunan mencapai 70 persen.


    Kabid Pemadam yang juga Kabid Darlog Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Pidie, Nasruddin, SKM., M.Si., menyebutkan kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dan api mendadak membesar dari salah satu bagian rumah milik lansia tersebut.


    Melihat situasi yang kian mencemaskan, warga langsung bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pidie. Namun, material di dalam bangunan serta kondisi cuaca yang terik membuat amukan api dengan cepat menjalar.


    “Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah,” ujar Nasruddin saat dikonfirmasi media ini, Kamis malam.


    Untuk menjinakkan amukan api, sebut Nasruddin, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan tiga armada pemadam kebakaran dari tiga pos wilayah terdekat, masing-masing dari Pos Mako Sigli, Pos Kota Mini, dan Pos Sakti.


    Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung berjibaku melakukan lokalisasi api agar tidak merembet ke hunian warga lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.


    Setelah berjuang selama kurang lebih tiga jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 18.00 WIB.


    Terkait pemicu kebakaran, pihak Damkar menduga kuat adanya gangguan pada sistem kelistrikan di dalam rumah korban.


    “Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah akibat korsleting listrik,” jelas Nasruddin.


    Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada warga yang mengungsi. Kendati demikian, satu unit rumah beserta seluruh peralatan rumah tangga di dalamnya dilaporkan rusak berat terlalap api.


    Menyikapi musibah ini, Nasruddin mengimbau masyarakat Kabupaten Pidie agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih saat ini cuaca sedang panas menyengat.


    “Kami berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak bermain api dan selalu waspada, khususnya dalam mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing secara berkala,” pungkasnya.


    Penulis: Moes@83

    Editor: Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini