Header Ads

DPRA Monitor Proyek APBA Yang Ada Di Pidie Jaya


MEUREUDU – ANN
Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) monitoring langsung Pekerjaan proyek APBA yang Ada di Pidie Jaya, Kamis 9 Juli 2020. Kegiatan ini dalam rangka Pansus LHP BPK RI atas APBA 2019.

Dalam Pansus tersebut dari pantauan media atjehwatch.com terlihat ketua DPRA Dahlan jamaluddin (PA), Reza Fahlevi kirani (PNA), Ikhsannuddin (PPP), Nurlailawati (Golkar), Wahyu Wahab (PDA), Anwar Husain (PA), Kharil syahrial, Kartini (Gerindra). Mereka meninjau langsung seluruh proyek yang ada di Pidie Jaya.

Reza Fahlevi Kirani mengatakan banyak hal dan banyak proyek yang harus ditinjau ulang dan diperbaiki oleh kontraktor yang memang bisa dilihat langsung masih banyak perbaikan yang harus dilakukan sehingga batas masa pemeliharaan proyek proyek tersebut habis dan proyek tersebut benar benar utuh dan ril sesuai RAP.

“Banyak catatan catatan yang ditemukan oleh DPRA yang memang harus ditinjau ulang dan diperbaiki oleh kontraktor dalam masa waktu pemiliharaan sampai bulan 12 tahun ini,” kata Reza Fahlevi Kirani dengan nada tegas.

Lanjutnya, seperti jembatan di Gampong Kiran, Jangka Buya, yang harga mencapai Rp11 miliar yang dikerjakan oleh PT Tanjong Harapan harus dibongkar karena tidak sesuai dengan perencanaan dan pekerjaannya sehingga opritnya harus dibongkar.

“Semoga seluruh proyek di Pidie Jaya benar benar terealisasi sesuai perencanaan sehingga benar benar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Pidie Jaya,” Kata Fahlevi Kirani mewakili DPRA saat Pansus tersebut.[ ]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.