Pidie- Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 10.05 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta beberapa fasilitas umum di sedikitnya delapan kecamatan. Rabu (20/5/2206)
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Simpang Tiga, Mutiara Timur, Peukan Baro, Kembang Tanjong, Indra Jaya, Delima, dan Grong-Grong. Angin kencang dilaporkan mengangkat atap rumah warga, merusak bangunan, serta mengganggu jaringan listrik di sejumlah titik. Akibatnya, beberapa rumah tidak dapat ditempati sementara waktu.
Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum seperti gedung desa dan perpustakaan juga mengalami kerusakan. Di beberapa gampong bahkan terjadi pemadaman listrik akibat jaringan yang terputus.
Sejumlah warga yang terdampak antara lain Hendra Saputra dan Ilham (Gampong Peukan Tuga, Kecamatan Simpang Tiga), Salamah dan Abdurrahman (Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Simpang Tiga), Rohamah (Gampong Cebrek, Kecamatan Kembang Tanjong), serta Saudah (Gampong Pante Garot, Kecamatan Indra Jaya).
Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Gampong Ceurih Cot (rumah warga dan gedung BUMG), Gampong Daka, Kecamatan Grong-Grong (rumah, fasilitas umum, dan jaringan listrik), serta wilayah Kecamatan Peukan Baro.
Selain itu, Azhari Mansur (Ketua TPG Meunasah Peukan) bersama Fauzan dan Tgk. H. Badaruddin, warga Kota Sigli, turut terdampak dalam peristiwa ini.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh angin puting beliung yang berpotensi terjadi pada masa pancaroba, yakni peralihan musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Fenomena ini umumnya terbentuk dari awan cumulonimbus yang dapat menimbulkan angin kencang secara tiba-tiba.
Imbauan Kewaspadaan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Warga disarankan untuk:
Menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang
Memastikan kondisi atap rumah dan bangunan dalam keadaan kuat dan aman
Mengamankan barang-barang penting
Segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat setempat
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie, Muhammad Rabiul, ST., MT., mengimbau para camat di wilayah terdampak agar segera berkoordinasi. Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan tidak dapat ditempati, diminta untuk segera menghubungi BPBD guna mendapatkan bantuan darurat berupa unit tenda keluarga.
“Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempererat kerja sama dalam menghadapi bencana,” ujarnya.(Moes@83)
