• Jelajahi

    Copyright © Aceh Nasional News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Category 2

    Irigasi Lhok Adan Jebol Dihantam Banjir, 800 Hektare Sawah di Pidie Terancam Kekeringan

    9/29/26, Selasa, September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T18:10:18Z
    PIDIE — Bendungan atau irigasi Lhok Adan yang berada di aliran Krueng Tiro, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, jebol setelah dihantam derasnya banjir menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pidie.

    Peristiwa tersebut diketahui terjadi saat hujan lebat mengguyur Kabupaten Pidie pada Sabtu (26/9/2026) sore. Derasnya arus air menyebabkan bangunan irigasi Lhok Adan mengalami kerusakan hingga jebol.

    Kerusakan tersebut kini menimbulkan kekhawatiran bagi para petani. Pasalnya, ratusan hektare areal persawahan di Kecamatan Sakti tidak dapat memperoleh aliran air sebagaimana mestinya, sehingga lahan pertanian terancam tidak bisa ditanami padi.

    Usai mendapat laporan mengenai kondisi tersebut, Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pidie, Apriadi, S.Sos, turun langsung meninjau lokasi Bendungan Lhok Adan pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

    Dari hasil peninjauan, kondisi irigasi yang jebol tersebut dinilai cukup serius. Dampaknya diperkirakan tidak hanya dirasakan oleh petani di sekitar lokasi, tetapi juga masyarakat di puluhan desa yang selama ini bergantung pada aliran air dari Krueng Tiro untuk mengairi persawahan.

    Diperkirakan sekitar 800 hektare areal sawah yang tersebar di puluhan desa terdampak akibat terputusnya aliran air. Kondisi ini dikhawatirkan semakin parah apabila kerusakan tidak segera mendapatkan penanganan.

    Ratusan hektare sawah tersebut berpotensi mengalami kekeringan dan tidak dapat ditanami padi karena pasokan air untuk kebutuhan pertanian terganggu.
    Para petani pun berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah penanganan terhadap kerusakan irigasi Lhok Adan. Perbaikan dinilai penting agar distribusi air ke areal persawahan dapat kembali normal dan aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu.

    Kerusakan infrastruktur pengairan tersebut menjadi perhatian serius mengingat sektor pertanian merupakan salah satu penopang kehidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Sakti dan sekitarnya.(Moes@83)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini